Breaking News

Helen Swiss Dirikan Family Lintas Negara, Gerakan Sosial Lintas Negara yang Berawal dari Perjalanan Hidup dan Bakti kepada Orang Tua

Helenswiss.my.id - NGANJUK, JAWA TIMUR  Berangkat dari perjalanan hidup yang penuh perjuangan dan pengalaman merantau ke berbagai negara, Helen Swiss, perempuan asal Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yang kini menetap di Swiss, Eropa, mendirikan Family Lintas Negara pada 13 Desember 2023.

Organisasi atau komunitas tersebut dibangun dengan tujuan utama menjalankan kegiatan sosial, berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, serta menumbuhkan semangat kepedulian dan sedekah tanpa memandang batas wilayah maupun negara.

Bagi Helen Swiss, berdirinya Family Lintas Negara bukan sekadar membentuk sebuah organisasi. Di baliknya terdapat pengalaman pribadi yang menjadi motivasi kuat untuk terus berbagi dan melakukan kegiatan sosial.

Sejak usia muda, Helen Swiss telah kehilangan kedua orang tuanya ketika dirinya sedang berada di perantauan, Singapura. Kondisi tersebut membuat Helen tidak dapat menyaksikan secara langsung jasad terakhir kedua orang tuanya.

Pengalaman tersebut meninggalkan kesan mendalam dalam perjalanan hidupnya. Dari situlah muncul tekad Helen Swiss untuk mengabdikan sebagian hasil kerja dan rezekinya untuk bersedekah serta membantu sesama.

Helen Swiss meyakini bahwa apa yang dimiliki manusia di dunia pada hakikatnya hanyalah titipan.

«“Kita hidup untuk mati. Dunia sementara, akhirat selamanya. Harta semua hanyalah titipan. Ada yang lebih berhak menerimanya.”»

Prinsip tersebut kemudian menjadi salah satu landasan Helen Swiss dalam menjalankan Family Lintas Negara.

Perjalanan Helen Swiss sendiri tidak singkat. Setelah merantau dan menjalani kehidupan di Singapura, ia kemudian melanjutkan perjalanan ke Hong Kong sebelum akhirnya menetap di Swiss, Eropa, selama belasan tahun.

Meski tinggal jauh dari tanah kelahirannya, Helen Swiss tetap memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sosial di Indonesia. Jarak geografis tidak menjadi penghalang baginya untuk berbagi dan melakukan kegiatan kemanusiaan.

Dalam merintis Family Lintas Negara, Helen Swiss juga didampingi Bapak Mario, yang berasal dari Banten dan kini menetap di Jakarta. Mario turut mendampingi proses perintisan dan pengembangan Family Lintas Negara agar kegiatan sosial yang dijalankan dapat terus berkembang.

Family Lintas Negara kemudian diarahkan sebagai wadah untuk mempertemukan orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap sesama dan ingin mengambil bagian dalam kegiatan berbagi.

Semangat yang dibangun bukan mengenai seberapa besar seseorang memiliki harta, melainkan seberapa besar keinginan untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan.

Bagi Helen Swiss, berbagi merupakan salah satu bentuk bakti dan amal yang dapat terus dilakukan selama masih diberikan kesempatan untuk hidup.

Ia berharap Family Lintas Negara dapat menjadi wadah yang membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan hidupnya dalam menebarkan kepedulian sosial.

Dari perjalanan seorang perantau asal Tanjunganom, Nganjuk, yang pernah hidup di Singapura dan Hong Kong hingga menetap di Swiss, lahirlah sebuah tekad sederhana: sebagian rezeki yang diperoleh bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk mereka yang membutuhkan.

Melalui Family Lintas Negara, Helen Swiss ingin menjadikan pengalaman hidupnya sebagai alasan untuk terus berbagi, bersedekah, dan memberikan manfaat bagi sesama.

( Admin)

© Design By Iqbal 2026 - Helenswiss.my.id